Blogger templates

SPIPAT JAYA JAYA LUAR BIASA

Jumat, 15 Mei 2015

Sejarah Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Umat Muslim di seluruh dunia mengenal yang namanya peristiwa Isra’ Mi’raj dan mereka pun memperingati peristiwa tersebut setiap tahunnya. Mengapa peristiwa ini harus diperingati oleh seluruh umat Islam di dunia? Apa hubungannya dengan Nabi Muhammad SAW? Untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut Kumpulan Sejarah akan membahas lebih detail dan mendalam tentang Sejarah Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW berikut.
Pengenalan Sejarah Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Peristiwa Isra’ Mi’raj ini diambil dari dua buah kata yang penuh arti yaitu Isra’ yang berarti “perjalanan malam” dan Mi’raj yang berarti “naik ke langit”. Perjalanan malam yang dimaksud adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Dari peristiwa Isra’ Mi’raj inilah umat Islam di seluruh dunia mengenal yang namanya sholat dan diwajibkan untuk melakukan sholat tersebut.
Dahulu peristiwa Isra’ Mi’raj ini terjadi tepat pada tahun 621 Masehi, tepatnya pada tanggal 27 Rajab (3 tahun sebelum hijrah). Nabi Muhammad SAW waktu itu sudah berumur 51 tahun dan peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi saat tengah malam hingga subuh waktu Mekah. Peristiwa ini terjadi karena Nabi Muhammad SAW yang sedang dalam keadaan duka. Beliau telah ditinggal mati oleh dua orang yang dia cintai yaitu Khadijah sang istri serta Abu Thalib sang paman. Saat itu beliau mengalami duka yang sangat dalam sehingga untuk menghibur Nabi Muhammad SAW, Allah SWT mengajak Nabi Muhammad SAW ke suatu perjalanan hingga sampai ke langit untuk bertemu dengan-Nya.
Awal Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Sejarah Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dimulai pada tanggal 27 Rajab. Saat itu Allah SWT mengutus Malaikat Jibril a.s. untuk pergi ke syurga dan mengambil buraq. Setelah itu Malaikat jibril a.s diutus untuk pergi ke tempat Nabi Muhammad SAW. Saat itu hari sudah malam dan pada waktu Malaikat Jibril a.s. datang ke hadapan Nabi Muhammad SAW, beliau tengah tertidur. Nabi Muhammad tiba-tiba terbangun dari tidurnya karena mendengar suara dan saat beliau terbangun di hadapannya sudah berdiri tiga orang laki-laki yang rupanya adalah Malaikat Jibril dan Malaikat Mika’il, serta seorang Malaikat lain.
Setelah itu, Malaikat Jibril dengan Malaikat Mika’il dan seorang Malaikat lainnya membawa beliau ke sumur Zamzam. Di sana Malaikat Jibril hendak bermaksud membersihkan hati Rasulullah dengan membasuhnya menggunakan air dari sumur Zamzam. Setelah dibasuh bersih, Malaikat Jibril membawa baskom emas dan menuangkan isinya ke dada Nabi Muhammad SAW. Baskom emas itu berisi keimanan dan juga hikmah. Nabi Muhammad SAW yang telah dibasuh hatinya dipenuhi dengan keislaman, kesabaran, ilmu, dan juga keyakinan. Bahkan di antara ke dua belikat Rasullulah telah disetempel dengan setempel kenabian.
Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW (Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa)
Dibawalah seekor buraq ke hadapan Nabi Muhammad untuk ditunggangi. Saat itu Nabi Muhammad SAW dibawa ke beberapa tempat oleh Malaikat Jibril dan di setiap tempat tersebut Rasullulah diharuskan untuk melakukan shalat sunnah 2 rakaat dan berdoa kepada Allah SWT. Selama melakukan perjalanan dengan Malaikat Jibril, Nabi Muhammad SAW diperlihatkan berbagai macam peristiwa dan pemandangan simbolik penuh arti. Setiap kali Rasullulah melihat suatu peristiwa simbolik maka Malaikat Jibril akan menerangkan arti-arti dari peristiwa-peristiwa tersebut beserta berbagai maknanya. Nabi Muhammad SAW oleh Malaikat Jibril akhirnya di bawa ke Baitul Maqdis untuk memimpin shalat berjamaah di sana beserta seluruh arwah para Nabi dan Malaikat-malaikat yang lain.
Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi ketika Nabi Muhammad SAW diajak oleh Malaikat Jibril menaiki sebuah tangga yang sangat indah menuju surga. Selama perjalanan Nabi Muhammad SAW naik ke langit dunia dengan pemandangan-pemandangan yang belum pernah beliau lihat sebelumnya. Malaikat Jibril membawa Rasullulah sampai ke langit ke-7 dan sampailah Nabi Muhammad SAW untuk bertemu dengan Allah SWT, namun beliau harus melanjutkan perjalanan sendiri tanpa ditemani oleh Malaikat Jibril dan akhirnya beliau dapat bertemu dengan Allah SWT. Dari peristiwa-peristiwa yang dialami beliau maka Nabi Muhammad menceritakan semua peristiwa Isra’ Mi’raj yang telah dia alami ke semua orang.
Berbagai Macam tempat Bersejarah Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Berikut beberapa tempat-tempat Bersejarah Peristiwa Isra’ Mi’raj yang penuh arti dan makna :
  1. Masjidil Haram : Di dalam Masjidil Hara mini terdapat ka’bah dan juga makam Ibrahim. Masjidil ini terletak di kota Mekah. Sebelumnya, Masjidil Hara mini hanya berupa tanah lapang dengan bangunan ka’bah tepat berada di tengah, dan di sekitarnya terdapat rumah-rumah penduduk. Kemudian umat dan penguasa muslim membangun gedung atau bangunan yang mengelilingi ka’bah tersebut.
  2. Thaibah atau Madinah : Thaibah atau Tai’bah sendiri artinya adalah “Negeri Sumber Segala Pengetahuan” dan Negeri inilah kota Madinah. Di kota Madinah inilah terdapat makan Nabi Muhammad SAW. Pada jaman dahulu dan sampai sekarang tempat ini telah menjadi tempat hijrah umat Muslim seluruh dunia.
  3. Thursina : Thursina atau juga dikenal dengan Gunung Sinai merupakan gunung yang ada di Mesir. Di sini adalah tempat Nabi Musa bercakap-cakap dengan Allah SWT.
  4. Baitul Laham : Baitul Laham atau juga dikenal dengan nama Betlehem adalah tempat kelahiran Nabi Isa Al Masih.
  5. Masjidil Aqsa : Masjidil Aqsa terletak di Baitul Maqdis atau dikenal juga dengan nama Yerusalem. Di sini terdapat Mesjid Kubatus Shakhrah dan Masjid Aqsa.

Jumat, 13 Februari 2015

Kisah Pemberontakan PETA (Pembela Tanah Air) di Blitar Tanggal 14 Februari 1945



Supriyadi - Pahlawan Nasional Indonesia
Apabila kita bertanya kepada banyak orang tentang apa yang mereka ingat jika menyebut tanggal 14 Februari, tentulah mayoritas dari mereka akan berkata 'Hari Valentine', apalagi kalau yang ditanya adalah anak-anak muda zaman sekarang yang hobinya tidak jauh dari 'percintaan' dan 'kegalauan'. Padahal, tanggal 14 Februari dicatat dalam sejarah nasional Indonesia sebagai peringatan peristiwaPemberontakan PETA (Pembela Tanah Air) di Kota Blitar pada tahun 1945 - hanya setengah tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia - yang dipimpin olehShodancho Supriyadi. Tulisanku kali ini akan sedikit menceritakan ulang peristiwa terjadinya Pemberontakan PETA di Blitar tanggal 14 Februari 1945. Bahan tulisan aku ambil dari berbagai sumber referensi di internet yang insya Allah terpercaya.

PETA (singkatan dari "Pembela Tanah Air") adalah bentukan junta militer pendudukan Kekaisaran Jepang di Indonesia yang didirikan pada bulan Oktober 1943. Jepang merekrut para pemuda Indonesia untuk dijadikan sebagai tentara teritorial guna mempertahankan Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera jika pasukan Sekutu (Amerika Serikat, Inggris, Australia, Belanda, dkk.) tiba. Tentara-tentara PETA mendapatkan pelatihan militer dari tentara Kekaisaran Jepang, tetapi berbeda dengan tentara-tentara HEIHO yang ikut bertempur bersama tentara-tentara Jepang di berbagai medan tempur Asia seperti Myanmar, Thailand, dan Filipina. Tentara PETA belum pernah mengalami pengalaman tempur.

Shodancho Supriyadi, Shodancho Muradi, dan rekan-rekannya adalah lulusan angkatan pertama pendidikan komandan peleton PETA di Bogor. Mereka lantas dikembalikan ke daerah asalnya untuk bertugas di bawah Daidan (Batalyon) Blitar.
Shodancho Supriyadi dan Bendera PETA
Nurani para komandan muda itu tersentuh dan tersentak melihat penderitaan rakyat Indonesia yang diperlakukan bagaikan budak oleh tentara Jepang. Kondisi Romusha, yakni orang-orang yang dikerahkan untuk bekerja paksa membangun benteng-benteng di pantai sangat menyedihkan. Banyak yang tewas akibat kelaparan dan terkena berbagai macam penyakit tanpa diobati sama sekali. Para prajurit PETA juga geram melihat kelakuan tentara-tentara Jepang yang suka melecehkan harkat dan martabat wanita-wanita Indonesia. Para wanita ini pada awalnya dijanjikan akan mendapatkan pendidikan di Jakarta, namun ternyata malah menjadi pemuas nafsu seksual para tentara Jepang. Selain itu, ada aturan yang mewajibkan tentara PETA memberi hormat kepada serdadu Jepang, walaupun pangkat prajurit Jepang itu lebih rendah daripada anggota PETA. Harga diri para perwira PETA pun terusik dan terhina.

Dalam buku "Tentara Gemblengan Jepang" yang ditulis oleh Joyce L. Lebra dan diterjemahkan oleh Pustaka Sinar Harapan pada tahun 1988, dibeberkan persiapan-persiapan yang dilakukan oleh Shodancho Supriyadi dan para shodancho lain.

Pertemuan-pertemuan rahasia sudah digelar sejak bulan September 1944. Shodancho Supriyadi merencanakan aksi itu bukan hanya sebagai pemberontakan, tetapi juga sebuah revolusi menuju kemerdekaan bangsa Indonesia. Para pemberontak PETA tersebut menghubungi komandan-komandan batalyon di berbagai wilayah lain untuk bersama-sama mengangkat senjata dan menggalang kekuatan rakyat.


Tanggal 14 Februari 1945 kemudian dipilih sebagai waktu yang tepat untuk melaksanakan pemberontakan, karena saat itu akan ada pertemuan besar seluruh anggota dan komandan PETA di Blitar, sehingga diharapkan anggota-anggota PETA yang lain akan ikut bergabung dalam aksi perlawanan. Tujuannya adalah untuk menguasai Kota Blitar dan mengobarkan semangat pemberontakan di daerah-daerah lain.

Walaupun rencana pemberontakan telah dipersiapkan secara baik, akan tetapi terjadi hal yang tidak diduga. Tiba-tiba pimpinan tentara Kekaisaran Jepang memutuskan membatalkan pertemuan besar seluruh anggota dan komandan PETA di Blitar. Selain itu, Kempetai (polisi rahasia Jepang) ternyata sudah mencium rencana aksi Shodancho Supriyadi dan kawan-kawan. Supriyadi pun cemas dan khawatir mereka ditangkap sebelum aksi dimulai.

Shodancho Supriyadi beserta para komandan dan anggota PETA di Blitar juga dihadapkan pada posisi sulit. Apabila terus melanjutkan perlawanan, mereka akan kalah karena jumlah mereka tidak ada apa-apanya dibandingkan jumlah tentara Kekaisaran Jepang. Namun, jika perlawanan dibatalkan pun tentara Kekaisaran Jepang sudah mengetahui rencana aksi mereka, sehingga kemungkinan besar para pemberontak akan ditangkap, lalu dijatuhi hukuman yang sangat berat, yakni hukuman mati.

Sebenarnya, banyak yang menilai rencana aksi pemberontakan PETA belum siap, salah satunya Sukarno. Dalam perbincangan yang berlangsung cukup seru, Bung Karno sempat meminta Shodancho Supriyadi dan para perwira PETA yang lain siap memikul tanggung jawab maupun akibat apabila aksi pemberontakan PETA ternyata gagal total.

Alkisah, ketika Sukarno pulang ke Blitar - kota lokasi rumahnya dan tempat tinggal orangtuanya -, datanglah beberapa perwira PETA menemuinya. "Kami sudah merencakan pemberontakan, tetapi kami ingin tahu pendapat Bung Karno sendiri," ujar Shodancho Supriyadi, Pemimpin Perwira PETA yang menemui Bung Karno. Sukarno begitu lama terdiam, sampai akhirnya Shodancho Supriyadi menegaskan, "Kita akan berhasil!"

Sukarno akhirnya mengeluarkan pendapatnya. "Pertimbangkanlah masak-masak. Pertimbangkan untung dan ruginya," ujar Bung Karno. Masih dengan nada suara tertekan karena hati kecilnya tidak setuju langkah Supriyadi dan kawan-kawan, Sukarno melanjutkan, "Saya minta saudara-saudara memikirkan tindakan pemberontakan tidak hanya dari satu segi." Shodancho Supriyadi pun menimpali pendapat Bung Karno dengan penuh semangat, "Saya menjamin. Kita akan berhasil!".

"Saya berpendapat, saudara-saudara terlalu lemah dalam kekuatan militer untuk dapat melancarkan gerakan semacam itu pada waktu sekarang," tegas Bung Karno yang kembali mengutarakan pendapatnya. Usai bertutur kata, Bung Karno kemudian memandangi wajah-wajah para pemuda yang penuh semangat dan berani menyabung nyawa demi Indonesia merdeka. Bung Karno sadar betul bahwa tidak akan ada yang bisa menghalang-halangi tujuan para pemuda tersebut sedikit pun. Oleh karena itu, Bung Karno lantas menyatakan, "Kalau sekiranya saudara-saudara gagal dalam usaha ini, hendaknya sudah siap memikul akibatnya. Jepang akan menembak mati saudara-saudara semua."

"Apakah Bung Karno tidak bisa membela kami?", tanya seorang pemuda. "Tidak. Saudara anggota tentara, bukan orang preman. Dalam hukum militer, hukumannya otomatis," jawab Bung Karno seraya menambahkan bahwa kalau sekiranya mereka tetap bertekad bulat hendak memberontak, Bung Karno tidak lagi melarang. Jika perlu, Bung Karno akan ikut membuat rancangan pemberontakan. Akan tetapi, Bung Karno juga harus tetap menjaga hubungan dengan pemerintahan Jepang di Jakarta, yang sedang intens digarap Sukarno dan para tokoh pergerakan lain seperti Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir dalam rangka menuju kemerdekaan Indonesia pada masa transisi tahun 1945.
Bung Karno dan Supriyadi
Tanggal 13 Februari 1945 malam hari, Shodancho Supriyadi memutuskan bahwa pemberontakan tetap harus dilaksanakan. Siap atau tidak siap, inilah saatnya tentara PETA membalas perlakuan tentara Jepang. Shodancho Supriyadi juga berharap bahwa pengorbanan darah dan nyawa para pemberontak PETA akan mengobarkan semangat perjuangan segenap bangsa Indonesia menuju kemerdekaan, meskipun semua orang sudah tahu mereka akan kalah menghadapi tentara Kekaisaran Jepang.

Tidak semua anggota Daidan Blitar ikut memberontak. Shodancho Supriyadi meminta para pemberontak tidak menyakiti sesama anggota PETA walaupun tak mau memberontak. Akan tetapi, semua orang Jepang wajib dibunuh.

Tepat tanggal 14 Februari 1945 dini hari pukul 03.00 WIB, pasukan PETA pimpinan Shodancho Supriyadi menembakkan mortir ke Hotel Sakura yang menjadi kediaman para perwira militer Kekaisaran Jepang. Markas Kempetai juga ditembaki senapan mesin. Akan tetapi ternyata kedua bangunan tersebut sudah dikosongkan, karena pihak Jepang telah mencium rencana aksi pemberontakan PETA. Dalam aksi yang lain, salah seorang bhudancho (bintara) PETA merobek poster bertuliskan "Indonesia Akan Merdeka" dan menggantinya dengan tulisan "Indonesia Sudah Merdeka!".

Ilustrasi Aksi Shodancho Supriyadi Memimpin Pemberontakan PETA di Museum PETA Kota Bogor



Pemberontakan PETA sendiri akhirnya tidak berjalan sesuai rencana. Shodancho Supriyadi gagal menggerakkan satuan lain untuk memberontak dan rencana pemberontakan ini pun terbukti telah diketahui oleh pihak Jepang. Dalam waktu singkat, Jepang mengirimkan pasukan militer untuk memadamkan pemberontakan PETA. Para pemberontak pun terdesak. Difasilitasi oleh Dinas Propaganda Jepang, Kolonel Katagiri menemui Shodancho Muradi, salah satu pentolan pemberontak, dan meminta seluruh pasukan pemberontak kembali ke markas batalyon.

Shodancho Muradi mengajukan syarat kepada Kolonel Katagiri, yakni:
1. Senjata para pemberontak tidak boleh dilucuti Jepang; dan
2. Para pemberontak tidak boleh diperiksa atau diadili Jepang.

Kolonel Katagiri pun setuju. Dia memberikan pedangnya sebagai jaminan. Ini adalah isyarat janji seorang samurai yang harus ditepati. Akan tetapi, janji Katagiri ternyata tidak bisa diterima oleh Komandan Tentara Jepang XVI. Mereka malah mengirim Kempetai untuk mengusut pemberontakan PETA. Jepang pun melanggar janjinya.

Sebanyak 78 orang perwira dan prajurit PETA dari Blitar akhirnya ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara untuk kemudian diadili di Jakarta. Sebanyak enam orang divonis hukuman mati di Ancol pada tanggal 16 Mei 1945, enam orang dipenjara seumur hidup, dan sisanya dihukum sesuai dengan tingkat kesalahan.
Persidangan Mahkamah Militer Jepang Terhadap Tentara Anggota Pemberontakan PETA Tahun 1945
Akan tetapi, nasib Shodancho Supriyadi tidak diketahui. Shodancho Supriyadi menghilang secara misterius tanpa ada seorang pun yang mengetahui kabarnya. Sebagian orang meyakini Shodancho Supriyadi tewas di tangan tentara Jepang dalam pertempuran. Sebagian orang juga ada yang meyakini Shodancho Supriyadi tewas diterkam binatang buas di hutan-hutan sekitar Kota Blitar. Sebagian orang pun ada yang meyakini Shodancho Supriyadi melakukan ritual dengan cara menceburkan dirinya ke dalam kawah Gunung Kelud dekat Kota Blitar. Ada pula sebagian orang yang meyakini bahwa Shodancho Supriyadi sesungguhnya masih hidup hingga saat ini, hanya saja keberadaannya tidak diketahui atau sering hidup di alam ghaib. Namun satu hal yang pasti, hilangnya Shodancho Supriyadi adalah suatu misteri sejarah nasional Indonesia yang belum jelas hingga saat ini.

Setelah Indonesia merdeka, Shodancho Supriyadi diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan Republik Indonesia yang pertama. Namun, Supriyadi ternyata tidak pernah muncul lagi untuk selama-lamanya, hingga saat pelantikan para menteri. Kemudian, saat para menteri dilantik oleh Presiden Soekarno, tertulis "Menteri Pertahanan belum diangkat". Akhirnya, karena Supriyadi benar-benar tidak muncul lagi, Presiden Soekarno pun mengangkat dan melantik Imam Muhammad Suliyoadikusumo sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan Republik Indonesia.

Pemerintah Republik Indonesia pun mengakui jasa-jasa Supriyadi dan akhirnya mengangkatnya sebagai salah satu pelopor kemerdekaan serta sebagai salah satuPahlawan Nasional Indonesia.
Patung Shodancho Supriyadi di Museum PETA Kota Bogor
Untuk mengenang perjuangan pemberontakan tentara PETA pimpinan Shodancho Supriyadi, tepat di lokasi perlawanan didirikan Monumen PETA yang terdiri atas tujuh buah patung tentara PETA dalam posisi siap menyerang, di mana patung Shodancho Supriyadi diletakkan tepat di tengah monumen sebagai pemimpin pemberontakan PETA.
Monumen Pemberontakan PETA Pimpinan Shodancho Supriyadi di Kota Blitar
Asrama militer PETA di Kota Blitar sendiri kini telah menjadi sekolah SMP dan SMA Negeri. Namun, jika dilihat secara seksama bentuk bangunannya, pasti langsung terlihat kesan itu merupakan bangunan bekas asrama militer. Adapun tugu tempat pengibaran bendera merah-putih oleh Shodancho Parto Hardjono saat terjadinya pemberontakan PETA kini dikenal sebagai "Monumen Potlot". Monumen Potlot sendiri diresmikan di Kota Blitar pada tahun 1946 oleh Bapak TNI (Tentara Nasional Indonesia) Panglima Jenderal Besar Soedirman.
Monumen Potlot di Kota Blitar


Kamis, 15 Januari 2015

Tips Agar Lebih Disayang Oleh Guru

Pasti setiap murid ingin disayang oleh guru mereka,dan pastinya setiap guru menyayangi semua muridnya. Tapi,murid ingin sekali disayang lebih oleh guru mereka.Salah satu tips supaya lebih disayang oleh guru kita antara lain :

Pertama,terapkan budaya 5S pada guru kita. Pasti sudah taukan singkatanya 5S ? Masak nggak tau ? Bagi murid yang tidak tau, berarti murid itu kamseupay. 5S adalah Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Jadi berikan senyumu yang indah itu pada guru kita tercinta, sapa merka walau tidak digubris, tentu saja memanggil namanya dengan sopan,jika menyahut ucapkan salam dengan santun.

Kedua, perhatian kepada guru. Salah satu caranya adalah, membantu membawakan barang bawaan guru. Seperti guru kita keberatan membawa buku ke ruang guru. Jadi didalam perjalanan ke ruang guru kita dapat berbincang – bincang dengan guru kita , sehingga guru dapat mengenal kita lebih dalam.

Ketiga Hafalkan nama – nama guru, dan perkenlkan pada teman- teman yang belum kenal. Dengan menghafal, kamu akan lebih tinggi wawasannyaa dan mengetahui karakter serta sifat guru kita masing- masing.

Keempat, ikut berperan aktif dalam ekstrakurikuler yang diikuti di sekolah. Dengan mengikuti ekstrakurikuler kita dapat menjadi lebih aktif dalam berkomunikasi dengan guru, itu salah satu cara dekat dengan guru kita lebih intens.

Kelima , jangan pamrih pada perintah guru. Jangan mentang – mentang ingin disayang, kemudian kita melakukan segala hal hanya karena perintah guru. Lakukan kebaikan,berdasarkan dari hati nurani. Kalau tidak ikhlas apa gunanya, adanya guru kita yang jadi gak enak ke kita.Dan gurunya jadi sungkan mau minta bantuan kita lagi, Jadi gak jadi deh,dapat lebih disayang sama guru kita.

Keenam, semangat dan jangan lemas dihadapan guru. Guru juga manusia. Kalau kita lemas dihadapan guru, itu mencerminkan kita menjadi orang yang kurang semangat dalam belajar. Padahal guru  kita lebih senang dengan murid yang aktif dan menyimak pelajarannya dengan baik .

Sebenernya masih banyak tips-tips supaya lebih disayang sama guru. Tapi kita masih susah ngerangkai kata- katanya , maklum pemula.
Lebih
disayang
Oleh Guru

Tips

Dies Natalis SPIPAT 2014

          Gimana liburan kemaren masih kurang lama nggak? Oooohhh ya,ada yang inget tanggal 1Agustus itu hari apa?Yappp.....kalian benar (emang ada yang jawab ya hhehehehehehehe....). Tangal 1 Agustus itu bertepatan dengan hari ulang tahun SMP kita tercinta, yaitu SMPN 4 KOTA KEDIRI. Sayangnya, seluruh warga SPIPAT nggak bisa merayakan tepat pada tanggal itu,karena terhalang oleh libur lebaran. Tapi,kita tetap bisa merayakannya kok walaupun waktunya terlambat.

Acara ulang tahun kali ini dimeriahkan dengan beberapa lomba seperti lomba menu makanan sehat,pecah balon,memasukkan paku ke dalam botol,kelereng,dan masih banyak lagi. Acara-acaranya tidak berhenti disitu aja loh, ditanggal 16 agustus acara dilanjutkan dengan jalan kreasi dan lomba fashion adat. Lomba ini tidak kalah meriah dengan lom- ba-lomba lain yang diselenggarakan pada tanggal 15 agustus. 

Acara dimulai dengan pembukaan bapak kepala sekolah kita, bapak Drs. R.Marsudi Nugroho yang sangat berwibawa. Selanjutnya, diterbangkanlah sepasang burung merpati dan seikat balon keatas langit dengan tujuan agar SPIPAT terus terbang dengan jaya menggapai semua cita-citanya. (Amin...) Tepat pukul 07.00 WIB berangkatlah seluruh warga SPIPAT dengan diawali oleh pembawa bendera dan seorang maskot SPIPAT yang dikawal oleh dua prajurit yang gagah. Berbagai tema pun muncul dari masing-masing kelas. Seperti, jaranan,profesi,dunia hijau,perjuangan,recycle,dll.


Sekitar jam sembilan para peserta jalan kreasi telah kembali ke sekolah dan disambut dengan tari jaranan serta tari-tarian tradisional lainnya. Selain itu acara dilanjutkan dengan lomba fashion adat. Para peserta berlenggak-lenggok diatas panggung catwalk dengan menunjukkan kecintaan kita semua kepada Indonesia melalui pakaian yang mereka kenakan.

Satu lagi nih, acara dies natalies tahun ini juga dimeriahkan dengan kedatangan mbah Karso yang ikut serta memandu acara. Ada yang tahu nggak sih siapa itu mbah Karso ?. Walaupun belum kenal lebih jauh dengan mbah Karso,para warga SPIPAT sudah akrab dengan beliau.

  Itu sekilas tentang Dies Natalies SPIPAT yang akhirnya kita laksanakan dengan suka cita.Semoga SPIPAT menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.Dengan acara ini semoga dapat dijadikan bertambahnya kreativitas para siswa dan menjadikan rasa persatuan dan kesatuan antara warga SPIPAT semakin kuat.SPIPAT...Jaya...Jaya...LUAR BIASA


Rabu, 14 Januari 2015

PELAKSANAAN MOS 2014/2015

Hai!!! kenalin nih aku adalah anak dari kelas 7a , kali ini aku akan bahas tentang MOS menurut sudut pandangku . Kalian pasti pada tahu apa itu MOS kan ? yap…… MOS adalah singkatan dari Masa Oreantasi Siswa , MOS biasanya dilakukan kepada murid yang pertama masuk ke sekolah seperti waktu pada masuk smp,sma,dan kuliah , kalo aku nihh baru ngerasain MOS satu kali ? (ya lah aku kan baru aja masuk smp). guys…. Sebenernya waktu pertama kali aku dengar kegiataan MOS aku ga tertarik sama sekali lho , makanya waktu kegiatan MOS aku ga terlalusemangat ngikutinya, maap ya kakak-kakak osis yang waktu itu jd Pembina ku,tapi lama – kelamaan menurutku MOS itu masa paling menyerukan saat pertama kali masuk smp , pasti kalian semua waktu MOS ikut kan ??? tapi kalo aku nihhhh sebenernya anak yang sulit banget beradaptasi dengan lingkungan baru apalagi ketemu sama orang baru rasanya sekujur tubuh mati rasa xixixixi…………


Teman-teman sekalian menurutku MOS itu:

1. Ajangnya cari teman baru
Ya waktu kita ikut MOS kita akan berkenalan dengan teman-teman baru yang lain , jadi temen kita gak
hanya itu-itu aja tapi kita punya temen buanyak…….. banget ,dan juga waktu MOS pasti banyak game- game seru yang bisa melatih kekompakan kelompok masing-masing.

2.Kenalan sama kakak kelas
Ya pastilahhhh!!!! Siapa tau ketika MOS ada kakak yang agak coll gitu jadi lumayan buat kenalan nih, apalagi kita bisa nyapa dan senyumin dia ketika di sekolah atau di tempat umum ,maklum ceritanya
kita jadi junior yang baekkk gitu….

3.Beradaptasi
Ya.. seperti tujuan MOS ya itu membuat murid baru menjadi nyaman dan senang belajar di sekolah barunya itu,seperti yang udah aku kasih tau diatas bahwa kita bisa kenal orang lebih banyak jadi kita gak canggung waktu “normalnya”pembelajaran

4. Melatih kekuatan mental

Dikerjai waktu MOS. Menurutku, ituh hak istimewa banget. Dulu aku ngga berharap buat dipanggil untuk satu tantangan. Sekarang aku nyeseell… Biar malu, tapi menyenangkan koq, sekalian buat latihan mental untuk ‘tampil ke depan’. Jadi, keinget sama temen ku, dia kaga malu tuh untuk tampil bodoh dan jadi bahan tertawaan. Pe-de banget dah orangnya. Dia pun punya banyak temen!
Pelatihan Kader Kesehatan Remaja "YOUTH HEALTH" 
Bersama SPECTRA 2015


Assalamu'alaikum wr.wb
Pada tanggal 14 Januari 2015 SMP Negeri 4 Kediri mengadakan duta YOUTH HEALTH bersama SPECTRA yang diikuti oleh 50 orang. 36 orang dari UKS Spipat dan yang 14 orang dari wakil OSIS. Materi yang akan dibahas adalah HIV/AIDS dan Narkoba.

HIV/AIDS

Pengertian dari AIDS
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Dari setiap kata katanya kita dapat menjelaskan kejelasan tentang AIDS yaitu

Ø  ACQUIRED : Diperoleh / didapatkan dari luar tubuhnya. Artinya AIDS bukan merupakan penyakit keturunan. AIDS hanya ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui berbagai cara penularan.
Ø  IMMUNE : Kebal atau terlindungi. Tubuh kita memiliki sistem kekebalan tubuh yang dapat menangkal berbagai penyakit  seperti flu, batuk, demam dan lain lain. Sistem kekebalan tubuh kita akan menangkal penyakit dengan membentuk antibodi
Ø  DEFICIENCY : Kekurangan. Dalam AIDS kata deficiency dilekatkan dengan kata immune, artinya tubuh kekurangan kekebalannya untuk melindungi diri dari bakteri dan penyakit secara efektif.
Ø  SYNDROME : Sekumpulan simptom - simptom yang menunjukkan adanya penyakit dalam tubuh kita. Dalam hal AIDS, ini berarti dalam tubuh kita sudah ada virus HIV dan tubuh kita sudah mengalami penurunan kekebalan tubuh yang membuat kita rentan terhadap infeksi infeksi oportunistik, seperti TBC, Meningitis, dan lymphoma
Ø  Jadi, AIDS adalah kumpulan gejala beberapa penyakit karena menurunnya sistem kekebalan tubuh

Pengertian dari HIV
HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency virus. yang masing masing katanya mengandung arti yaitu:

Ø  HUMAN : manusia. Virus ini hanya menyerang manusia. Jadi, HIV hanya menular antar manusia. Binatang seperti monyet, kelinci, kucing, nyamuk tidak akan menularkan HIV
Ø  IMMUNODEFICIENCY : kekebalan tubuh yang menurun.
Ø  VIRUS : benda yang sangat kecil yang dapat menularkan penyakit.


NARKOBA

Pengertian Narkoba

 

Pengertian narkoba menurut Kurniawan (2008) adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya.
Sedangkan pengertian narkoba menurut pakar kesehatan adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis.

Jenis-jenis Narkoba

Narkoba dibagi dalam 3 jenis yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya. Penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba adalah sebagai berikut:
 1.    Narkotika
Menurut Soerdjono Dirjosisworo mengatakan bahwa pengertian narkotika adalah “Zat yang bisa menimbulkan pengaruh tertentu bagi yang  menggunakannya dengan memasukkan kedalam tubuh. Pengaruh tersebut  bisa berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat dan halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan. Sifat-sifat tersebut yang  diketahui dan ditemukan dalam dunia medis bertujuan dimanfaatkan bagi  pengobatan dan kepentingan manusia di bidang pembedahan, menghilangkan rasa sakit dan lain-lain.
        Narkotika digolongkan menjadi 3 kelompok yaitu :
·         Narkotika golongan I adalah narkotika yang paling berbahaya. Daya adiktifnya sangat tinggi. Golongan ini digunakan untuk penelitian dan ilmu pengetahuan. Contoh : ganja, heroin, kokain, morfin, dan opium.
·         Narkotika golongan II adalah narkotika yang memiliki daya adiktif kuat, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : petidin, benzetidin, dan betametadol.
·         Narkotika golongan III adalah narkotika yang memiliki daya adiktif ringan, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : kodein dan turunannya.
2.      Psikotropika
Psikotopika adalah zat atau obat bukan narkotika, baik alamiah maupun sintesis, yang memiliki khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas normal dan perilaku. Psikotropika digolongkan lagi menjadi 4 kelompok adalah :
·         Psikotropika golongan I adalah dengan daya adiktif yang sangat kuat, belum diketahui manfaatnya untuk pengobatan dan sedang diteliti khasiatnya. Contoh: MDMA, LSD, STP, dan ekstasi.
·         Psikotropika golongan II adalah psikotropika dengan daya adiktif kuat serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : amfetamin, metamfetamin, dan metakualon.
·         Psikotropika golongan III adalah psikotropika dengan daya adiksi sedang serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : lumibal, buprenorsina, dan fleenitrazepam.
·         Psikotropika golongan IV adalah psikotropika yang memiliki daya adiktif ringan serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : nitrazepam (BK, mogadon, dumolid ) dan diazepam.
3.     Zat adiktif lainnya
Zat adiktif lainnya adalah zat – zat selain narkotika dan psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakainya, diantaranya adalah :
·         Rokok
·         Kelompok alkohol dan minuman lain yang memabukkan dan menimbulkan ketagihan.