Pelatihan Kader Kesehatan Remaja "YOUTH HEALTH"
Bersama SPECTRA 2015
Assalamu'alaikum wr.wb
Pada tanggal 14 Januari 2015 SMP Negeri 4 Kediri mengadakan duta YOUTH HEALTH bersama SPECTRA yang diikuti oleh 50 orang. 36 orang dari UKS Spipat dan yang 14 orang dari wakil OSIS. Materi yang akan dibahas adalah HIV/AIDS dan Narkoba.
HIV/AIDS
Pengertian dari AIDS
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Dari setiap kata katanya kita dapat menjelaskan kejelasan tentang AIDS yaitu
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Dari setiap kata katanya kita dapat menjelaskan kejelasan tentang AIDS yaitu
Ø ACQUIRED : Diperoleh / didapatkan dari luar tubuhnya. Artinya
AIDS bukan merupakan penyakit keturunan. AIDS hanya ditularkan dari satu orang
ke orang lain melalui berbagai cara penularan.
Ø IMMUNE : Kebal atau terlindungi. Tubuh kita memiliki sistem
kekebalan tubuh yang dapat menangkal berbagai penyakit seperti flu,
batuk, demam dan lain lain. Sistem kekebalan tubuh kita akan menangkal penyakit
dengan membentuk antibodi
Ø DEFICIENCY : Kekurangan. Dalam AIDS kata deficiency dilekatkan
dengan kata immune, artinya tubuh kekurangan kekebalannya untuk
melindungi diri dari bakteri dan penyakit secara efektif.
Ø SYNDROME : Sekumpulan simptom - simptom yang menunjukkan adanya
penyakit dalam tubuh kita. Dalam hal AIDS, ini berarti dalam tubuh kita sudah
ada virus HIV dan tubuh kita sudah mengalami penurunan kekebalan tubuh yang
membuat kita rentan terhadap infeksi infeksi oportunistik, seperti TBC,
Meningitis, dan lymphoma
Ø Jadi, AIDS adalah kumpulan gejala beberapa penyakit karena
menurunnya sistem kekebalan tubuh
Pengertian dari HIV
HIV
merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency virus. yang
masing masing katanya mengandung arti yaitu:
Ø HUMAN : manusia. Virus ini hanya menyerang manusia. Jadi, HIV
hanya menular antar manusia. Binatang seperti monyet, kelinci, kucing, nyamuk
tidak akan menularkan HIV
Ø IMMUNODEFICIENCY : kekebalan tubuh yang menurun.
Ø VIRUS : benda yang sangat kecil yang dapat menularkan penyakit.
NARKOBA
Pengertian Narkoba
Pengertian narkoba menurut Kurniawan (2008)
adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan,
pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik
dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya.
Sedangkan pengertian narkoba menurut pakar kesehatan adalah psikotropika yang biasa
dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk
penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian
yang telah diluar batas dosis.
Jenis-jenis Narkoba
Narkoba dibagi dalam 3 jenis yaitu Narkotika, Psikotropika
dan Zat adiktif lainnya. Penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba adalah sebagai berikut:
1. Narkotika
Menurut Soerdjono Dirjosisworo mengatakan bahwa pengertian narkotika adalah “Zat yang bisa menimbulkan
pengaruh tertentu bagi yang menggunakannya dengan memasukkan kedalam
tubuh. Pengaruh tersebut bisa berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit,
rangsangan semangat dan halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan. Sifat-sifat
tersebut yang diketahui dan ditemukan dalam dunia medis bertujuan
dimanfaatkan bagi pengobatan dan kepentingan manusia di bidang
pembedahan, menghilangkan rasa sakit dan lain-lain.
Narkotika digolongkan menjadi 3 kelompok yaitu :
·
Narkotika golongan I adalah narkotika yang
paling berbahaya. Daya adiktifnya sangat tinggi. Golongan ini digunakan untuk penelitian dan ilmu
pengetahuan. Contoh : ganja, heroin,
kokain, morfin, dan opium.
·
Narkotika golongan II adalah narkotika yang
memiliki daya adiktif kuat, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian.
Contoh : petidin, benzetidin, dan betametadol.
·
Narkotika golongan III adalah narkotika yang
memiliki daya adiktif ringan, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan
penelitian. Contoh : kodein dan turunannya.
2. Psikotropika
Psikotopika adalah zat atau obat bukan
narkotika, baik alamiah maupun sintesis, yang memiliki khasiat psikoaktif
melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan
khas pada aktivitas normal dan perilaku. Psikotropika digolongkan lagi menjadi
4 kelompok adalah :
·
Psikotropika golongan I adalah dengan daya adiktif
yang sangat kuat, belum diketahui manfaatnya untuk pengobatan dan sedang
diteliti khasiatnya. Contoh: MDMA, LSD, STP, dan ekstasi.
·
Psikotropika golongan II adalah psikotropika dengan
daya adiktif kuat serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh :
amfetamin, metamfetamin, dan metakualon.
·
Psikotropika golongan III adalah psikotropika dengan
daya adiksi sedang serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh :
lumibal, buprenorsina, dan fleenitrazepam.
·
Psikotropika golongan IV adalah psikotropika yang
memiliki daya adiktif ringan serta berguna untuk pengobatan dan penelitian.
Contoh : nitrazepam (BK, mogadon, dumolid ) dan diazepam.
3. Zat adiktif
lainnya
Zat adiktif lainnya adalah zat – zat selain narkotika dan
psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakainya, diantaranya
adalah :
·
Rokok
·
Kelompok alkohol dan minuman lain yang memabukkan dan
menimbulkan ketagihan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar